Silent Love

Cast : F(X) Choi Sulli , SHINee Minho , F(X) Krystal

Summary : Pernahkah kalian merasakan yang namanya jatuh cinta? Bagaimana rasanya? Indahkah? atau justru sakit? hahaha.. jatuh cinta itu wajar. terlihat sepele memang. tapi.. bagaimana jika ada keterkaitan antara kau, dia, lalu sahabatmu?

“Hey.. sayang..” seseorang menghampiri mejaku dengan simpulan senyum manis di wajahnya, membuatnya terlihat semakin tampan.

Ah.. bukan.. maksudku.. lelaki itu menghampiri meja Krystal 🙂 . Aku memang duduk satu bangku dengan sahabatku ini.

Krystal yang sedang membaca buku hanya tersenyum seraya menoleh sekilas ke arah Minho kemudian kembali fokus lagi pada bacaannya, “hai oppa..” tukasnya.

“Kau sedang baca apa?” tanya Minho. Dasar laki-laki ini, jika sudah berada di samping Krystal sifat hyperaktifnya keluar. Padahal jika dilihat dari luar, dia ini sosok yang cool.

“Tidak penting, hanya kumpulan beberapa cerita pendek, oppa..” Krystal menjawab dengan nada selembut mungkin, tapi matanya tetap fokus pada buku yang sedang ia baca.

Melihat itu Minho sepertinya menjadi gusar dan gemas merasa Krystal mengabaikannya. Dengan iseng Minho menutup objek bacaan Krystal dengan tangannya seraya tersenyum nakal. Krystal yang merasa terganggu mulai berteriak, “oppa, pergi sana!” pekik gadis itu sambil memukul-mukul bahu Minho dengan buku yang sedang dipegangnya.

Minho tertawa puas. Laki-laki itu berhasil menarik perhatian Krystal, walaupun gadis itu menjadi dalam keadaan kesal.

Aku tersenyum melihat tingkah mereka berdua. Rasa cemburu yang ada jauh di dalam hati aku tahan sekeras mungkin. Pikiranku mencoba menerawang hal lain tapi sangat sulit. Mataku tak bisa lepas dari mereka berdua –orang-orang di sampingku ini. Aku juga tidak tau mengapa. Seharusnya aku menjauh.. tapi sungguh.. Minho seolah menahanku untuk tidak menjauh darinya walaupun ini akan membuatku sakit.

“Maaf..” ujar Minho masih tertawa, “Kau itu lebih lucu kalau marah, sayang..”

“Apa?!” heran Krystal.

“Aku akan mengganti rasa kesalmu..” kata Minho mantap.

“dengan..?”

“Dengan ini..” Minho menujuk arah sudut bibirnya. Aku memincingkan mata mendengar perkataannya. Sejurus kemudian aku menoleh kembali ke arah mereka berdua dan..

DEG!!

Chu~~

Aku melihatnya. Dengan.. dua mata kepalaku sendiri! Apa-apaan ini? Berciuman di depanku??

Terlanjur. Tubuhku terlanjur remuk. Urat syarafku serasa tak berfungsi. Badanku menegang. Ya, sebenarnya yang bodoh itu aku, bukan mereka berdua. Aku seharusnya menjauh, bukan malah meladeni nafsuku ini untuk terus ada di dekat mereka hanya untuk menatap wajah rupawan Minho.

Aku hanya bisa berpaling perlahan. Mataku yang mulai terasa panas sepertinya mulai menitikkan kristalnya, walaupun sudut-sudut bibirku masih kutarik dengan paksa. Melukis senyum miris di dalam sebuah tangisan.

Dadaku juga mulai terasa sesak, tapi untuk pergi dari sini aku tidak bisa. Entah setan apa yang sedang menahanku. Ayolah Choi Sulli.. semangat. Sakit hati seperti ini tidak akan membuatmu mati!

———————————————————————————–

Bolehkah aku bercerita?

Aku mengagumi Minho sejak lama, jauh sebelum Krystal memiliki rasa yang sama pada laki-laki itu. Tapi aku berteman dengan Minho karena Krystal. Jika Minho tidak mendekati Krystal sahabatku, aku juga tidak mungkin bisa dekat dengan Minho. Itu mungkin sebabnya aku benar-benar tidak bisa menjauh dari mereka berdua walau bagaimanapun Minho memperlihatkan kemesraannya pada Krystal. Laki-laki itu hanya tidak sadar, ada perempuan lain yang selalu ia sakiti hatinya. Sungguh, aku sangat paham dengan keadaan ini dan akupun tidak akan protes  🙂

Aku juga berharap Minho dan Krystal untuk selamanya tidak mengetahui perasaanku ini. Aku tidak ingin membuat sahabatku kecewa — atau justru malah merasa bersalah padaku — dan aku juga tidak ingin membuat hubungan pertemananku dengan Minho menjadi canggung. 🙂

Cinta tidak harus memiliki, kan? Prinsip itulah yang terus mendorongku untuk tetap kuat sampai sekarang. Hanya melihat Minho, berteman dengannya -walaupun tidak begitu akrab – melihatnya tersenyum, walaupun senyumnya yang menawan itu bukan ditujukan padaku, itu sudah membuatku cukup puas.

Kisah cintaku ini memang menggantung dan ‘bertepuk sebelah tangan’. Jadi jangan harap kalian mendapatkan akhir yang bahagia dalam cerita ini karena memang itulah hidupku, aku belum mendapatkan kisah cinta yang bahagia. 🙂

Tuhan.. semoga aku bisa kuat.

END

————————————————————————————

hehehe.. hanyalah seorang penulis amatir, blogger anyaran. hanya iseng mencoba-coba memposting sesuatu di blog baru.. menumbuhkan jiwa-jiwa norak yang penasaran akan ‘apa sih enaknya ngeblog’ atau ‘gimana sih rasanya ketika orang-orang menanggapi tulisan kita’?

jadi.. teman-teman.. mohon bantuannya ya.. ^^

dan bagaimana dengan kalian.. apa pernah mengalami hal seperti di atas? setidaknya dalam hal ‘cinta bertepuk sebelah tangan’? hanya perlu diingat bahwa hal-hal seperti itu bisa ditahan, kok.. kita hanya perlu pintar-pintar menghandlenya saja. gak perlu terlalu galau masalah cinta.. cinta gak harus memiliki.. cam kan prinsip itu. hidup ini bukan semata-mata untuk mencari cinta saja. ketika kalian sukses.. cinta itu pasti akan ‘mampir’ dengan sendirinya.

jadi.. urungkan pacaran.. tingkatkan belajar dan kerja keras, ya ^^

Iklan

Tag:, , , ,

6 responses to “Silent Love”

  1. zikra says :

    hhuhh.. eonni ku kasian banget.. ㅠ.ㅠ

    sabar ya ssul eon..
    ff nya bagus kok,, lbih bagus lagi kalo ssul bersatu ama ming.. hehe 🙂

    • mhchoi91 says :

      ahaha.. telat bales nih.. tapi makasih yaa untuk komentarnya… ^^
      disini karakter sulli emang dibuat seperti itu, biar ngenes hahaha
      juga otak author yg kelam jadi belum bisa bikin happy ending kekeke..
      sekali lagi makasih ya.. mampir lagi lain kali ^^

  2. avriel03 says :

    Waaahh daebaaakk (y)

    Kapankapan bikin ff yg main castnya minsul lagi yaa^^
    Yg panjaaang tapi..hehe

    Fightiiing~~~~^^

  3. fani fahira says :

    daebakkk, tapi ssul eonni kasian huhuhu 😦 .
    ssul eonni dalam keadaan menangis dia masih bisa tersenyum itu yang membuatku lebih suka lagi sama dia (y)
    Buat ff minsul lagi dong tapi happy end hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: